<< ----- Selamat Datang ----- Blog KKG MI KEcamatan widodaREN ----- KEREN ----- K reatif ----- E dukatif ----- RE presentatif ----- N ormatif ----- >>

Halaman

Jumat, 14 Agustus 2020

Profil MI Birul Walidain

Profil MI Birul Walidain

Sejarah Berdirinya MI Birul Walidain.

Awal mula berdirinya MI  Birul Walidain Banyubiru tidak ubahnya seperti lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya. Meski bukan lembaga pendidikan yang dananya selalu disubsidi oleh pemerintah, lambat laun sekolah ini menjadi pilihan favorit masyarakat Khususnya di desa Banyubiru.

Adapun sejarah berdirinya Madrasah Ibtidaiyah (MI) Birrul Walidain yang beralamat di Dusun Banyubiru RT. 03 RW. 03 Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi ini adalah karena rasa keprihatinan dari masyarakat akan mental spiritual dari generasi penerus bangsa atau masyarakat banyubiru yang menurun dan akibat kurangnya pendidikan agama dan pengaruh perkembangan teknologi utamanya di bidang IT.

Bukan hanya itu saja,keprihatinan masyarakat Banyubiru terhadap generasi penerus yang mayoritas petani melihat dari sudut pandang sekitar bahwa pada saat itu tidak ada anak-anak seusia sekolah berjalan ke arah barat yaitu di Desa Banyubiru yang memakai seragam sekolah, kebanyakan mereka memakai pakaian harian dan menuju ke ladang, pada saat itulah masyarakat Banyubiru mulai sadar bahwa di Desa Banyubiru ini perlu pendidikan yang dapat membawa generasi penerus yang dapat mengikuti perkembangan jaman tetapi tidak melupakan agamanya.

Dari gagasan tersebut kemudian mengadakan musyawarah antara masyarakat, perangkat Desa Banyubiru, calon wali murid yang ada di sekitar, untuk mengadakan pendidikan formal yang berada di bawah naungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ngawi yang nantinya akan mengajarkan 50% pendidikan umum dan 50% pendidikan agama yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Adapun sejarah mengapa di namakan Madrasah Ibtidaiyah “BIRRUL WALIDAIN” nama Birrul Walidain itu sendiri tidak jauh dari tempat diadakanya proses belajar mengajar, pada saat itu ada salah satu masyarakat yaitu bapak Kerto Sadiyo yang ingin mewaqafkan sebidang tanahnya  untuk sekolahan tersebut, setelah beliau bermusyawarah dengan keluarga serta anak cucunya, akhirnya anak-anak beliau setuju  dan mendukung dengan keputusan beliau yang menginginkan sebidang tanahnya di waqafkan untuk tempat pembangunan sekolahan tersebut untuk proses belajar mengajar (Bentuk  bakti kepada orang tua, Birrul Walidain:Red).

 

Letak Geografis

MI Birul Walidain Banyubiru merupakan Lembaga di bawah naungan Kementerian  Agama yang beralamatkan di Desa Banyubiru Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi. Adapun lokasi MI Birul Walidain Banyubiru terletak pada geografis yang sangat cocok untuk Proses Kegiatan Belajar Mengajar yang terletak di tengah pemukiman penduduk yang jauh dari keramaian, sehingga menjadikan siswa nyaman dalam mengikuti Pembelajaran di kelas. MI ini dibangun dengan pertimbangan tata letak bangunan yang memberikan kenyamanan untuk belajar. Hal ini dapat di lihat dari tata letak ruang belajar yang agak jauh dari jalan raya sehingga kebisingan dari kendaraan bermotor dan kendaraan umum yang melintasi jalan raya dapat diminimalisir dan siswa tetap belajar dengan nyaman.

 

Visi Madrasah

Kompetisi dalam prestasi, Jaya dalam Budaya, dan Istiqomah dalam Ibadah

 

Misi Madrasah

Menyelenggarak pendidikan yang berorientasi pada mutu  lulusan, sehingga mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berakhlak mulia dan unggul dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang didasari Iman dan Taqwa.

 

Tujuan Madrasah

1.     Mengembangkan Budaya Sekolah yang Religius dengan menjunjung nilai Keimanan dan Ketaqwaan yang mampu mengikuti dinamika dunia pendidikan modern.

2.     Menanamkan motivasi dan semangat juang dalam belajar secara sungguh-sungguh.

3.  Menghasilkan generasi cerdas dan mandiri dalam melaksanakan ibadah serta kegiatan belajar.

4.     Memelihara dan memanfaatkan lingkungan dengan baik guna mendukung proses pembelajaran.

5.     Menjadikan Lembaga Pendidikan yang mampu mengggali keberagaman potensi anak didik yang sudah Allah SWT Ciptakan dengan amanat sempurna.

6.     Menyelenggarakan kegiatan sosial yang menjadikan bagian dari pendidikan karakter bangsa.

7.     Menjalin kerjasama dengan lembaga lain dan masyarakat dalam merealisasikan program sekolah.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Kumpulan Soal Penilaian Akhir Semester Ganjil

Bapak/Ibu berikut kami sampaikan kumpulan soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) tahun 2020, bisa downl...